Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2024

Menulis = Berdoa

Mengeluh ialah sebagai bukti kalo kita gak nerima takdir yang Allah tetapkan. Merasa gak mampu atau gak suka sama apa yang telah terjadi. Tapi pernah gak sih kita mikir, kalo apa yang udah terjadi saat ini barangkali adalah harapan yang dulu selalu kita panjatkan? Temen-temen gue dari MTs dan MA pasti udah hafal banget kalo gue suka nulis. Ya, nulis diary sih lebih tepatnya. Every day and every condition , setiap momen gue tulis di buku diary. Tentu kalian semua juga pasti gak asing kan dengan nasihat-nasihat perihal berbicara yang baik-baik, atau banyak-banyak afirmasi, karena bakalan jadi doa. Bakalan terkabul.  Nah, begitu juga dengan tulisan. Makanya, di blog ini gue buat judul kalo menulis itu sama kayak berbicara dan sama dengan berdoa. Ketika kita nulis, otomatis hati kita turut berkata, merangkai kata yang pengin kita tuang ke dalam tulisan. Gue sering banget curhat curhat menceritakan segala kondisi yang lagi gue alamin saat itu. Trus, di paragraf terakhir pasti selalu gue...

Ada Yang Datang, Tanpa Diundang

Bicara tentang cinta emang gapernah ada abisnya. Apalagi kalo tentang lawan jenis. Nah, di part ini gue pengin curhat apa yang pernah gue alamin. Pasti kita semua sering denger istilah ' Love at First Sight '? Apakah kalian percaya sama jatuh cinta pada pandangan pertama? Sebagian orang bilang gapercaya, karna emang logikanya gamasuk sih. Masa iya baru ngeliat sekali, langsung cinta? Sedangkan buat nimbulin rasa aja kan kudu berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan buat memastikan apakah kita suka sama orang itu atau enggak. Ditambah, gue pernah dapet suatu pengakuan dari orang. Dia bilang, "Cinta pada pandangan pertama itu bullshit."  Namun sebagian orang lain juga percaya. Termasuk gue. Sebenernya emang bukan cinta sih istilahnya. Menurut gue, adanya rasa 'sreg' atau 'tertarik' pada pandangan pertama yang buat kita tuh penasaran ke tahap-tahap selanjutnya. Jadilah, kita jatuh cinta. Nah, makanya disebut cinta pandang pertama.  Nah, momen ini pernah gu...

Makna 'Setara'

Sebagian dari kita pasti sudah tidak asing lagi dengan quote nasihat yang sering muncul di berbagai sosial media mengenai, "Carilah pasangan yang setara." Dalam quote yang beredar menjelaskan bahwa memilih pasangan yang setara bermaksud agar: 1. Sikap perhatian kita nggak dianggap obsesi 2. Cemburunya kita nggak dianggap berlebihan 3. Sedihnya kita nggak dianggap beban, dan masih banyak hal-hal lain yang disetarakan. Kalau dipikir-pikir, tahap-tahap yang harus dipersiapkan saat menjalani pernikahan nanti semakin banyak, bukan? Kenapa? Kini, maraknya prosentasi perceraian di Indonesia, menyebabkan seseorang harus semakin memilih calon pasangannya dengan amat sangat benar. Ketika banyaknya berita perceraian, membuat seseorang yang belum menikah menjadi takut untuk membangun rumah tangga bersama. Akhirnya, banyak orang yang men-detailkan secara khusus, harus 'setara' yang seperti apa dalam menjalani hubungan pernikahan. Seperti yang telah kita ketahui, ada empat kriteri...