Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2025

When Life Gives You Tangerines

Pengin banget bahas ini. Setiap dari kita pasti pernah merasa kesel, kecewa sama orang tua kita. Perlakuan beliau berdua yang gak adil, atau bahkan ada perbuatannya yang salah, rasa-rasanya kita pengin langsung komen, bilang kalo kayak gini tuh salah (dengan nada menghakimi). Eh apa cuma gue doang kali ya, yang kurang ajar kayak gini? Huhu... Semenjak dewasa, anjay dewasa wkwk ya pokoknya semenjak udah kuliah, jadi sering banget apa-apa kebawa pikiran. Makin sadar sama diri sendiri apa-apa selalu dipikirin. Over thinking. Baperan. Dan segala jenis hal seputar itu intinya. Sering ngerasa, "Kenapa sih, mama begini? Kenapa sih aba begitu?" Mengingat gue yang di rumah sangat sangat di ratukan. Tapi juga sangat sangat dikekang. Gerak sedikit dipantau, gak dibolehin dan banyak larangan. Walau semua berlandaskan sayang. Gue jadi sering banget nangis.  Kakak-kakak gue gak henti-hentinya bilang buat sabar. "Inget, aba mama udah tua. Lu yang harus pahamin. Jangan diambil hati....

Kata Orang ...

 Segala hal yang terjadi di dunia ini seolah sudah ada waktu dan ketetapannya. Sejak lahir, bahkan perkiraan usia meninggal pun orang-orang sibuk mengkritik ketetapannya. Kata orang, usia dua tahun itu seharusnya anak bayi sudah tumbuh gigi, sudah bisa berjalan walau perlahan. Kata orang, usia lima tahun sepatutnya  pandai membaca. Kata orang, usia tujuh tahun mesti masuk sekolah dasar. Hingga dewasa, orang-orang sibuk berkata.  Orang-orang sibuk mematokkan batasan usia sebagaimana mestinya manusia pada umumnya. Usia 25 tahun menjadi usia keramat seorang perempuan agar segera menikah. Kata orang, 30 tahun untuk laki-laki, begitu kata orang-orang.  Ketika usia 25 tahun bahkan lebih, seorang perempuan belum menikah, orang-orang sibuk berkomentar. "Sudah tua, kok belum menikah?" Namun ketika ada yang berusia 25 tahun sudah meninggal. Lagi-lagi orang-orang berkomentar, "Kasihan yaa, masih muda, sudah meninggal." Lantas, sampai kapan kita harus memenuhi ekspektasi orang-...