Dasar aku. Selalu sibuk posting sana sini, pamer ini pamer itu, yang selalu ingin dilihat, "Ini lho, aku."
Sebelum Tere Liye bawel perihal, "JANGAN PAMER." Abangku dari dulu juga selalu bilang buat, "Jangan norak. Jangan apa-apa langsung di post. Besok besok saja kalau mau update."
Memang sangat sulit untuk tidak ikut-ikutan memposting apa yang sedang kita lakukan di sosial media. Seperti adanya istilah, "A Day In My Life," atau vlog-vlog lainnya.
Dalam postingannya, Tere Liye sering banget bilangin kita buat jangan pamer, jangan norak. Boleh jadi, ada yang sering keluar negeri tapi tidak posting sama sekali. Lah kita, baru pertama kali makan mie, postingan-nya norak sekali.
Terlebih soal pamer, pintar-pintarlah untuk menjaga hati. Bisa saja, niat kita memang tidak untuk pamer, alih-alih berbagi kebahagiaan, "Kumpul keluarga." Salah satu followers kita, ada yang tidak kumpul keluarga lantaran LDR. Bahkan, memang ada yang tidak tahu keluarganya ada di mana, masih hidup atau tidak.
Kita sibuk berbagi kebahagiaan, "Tujuh bulanan anak pertama." Salah satu followers kita, ada yang sedang menangis, tak henti-hentinya berdoa karena belum dikarunia seorang buah hati.
Kita sibuk berbagi kebahagiaan, "Bersama kekasih tercinta." Salah satu followers kita, ada yang sedang menanti bertahun-tahun, karena belum ada yang melamar.
Kita sibuk berbagi kebahagiaan, "Punya rumah baru." Salah satu followers kita, ada yang lagi bingung cari uang, karena belum bayar kontrakan tiga bulan.
Kita sibuk berbagi kebahagiaan, "Bersama sahabat setia." Salah satu followers kita, baru saja sakit hati karena dikhianati sahabat sendiri.
Kita sibuk berbagi kebahagiaan, "OOTD." Salah satu followers kita, masih dengan pakaian lusuhnya, yang masih layak pakai.
Mengabadikan momen memang perlu, untuk dikenang, abadi dalam galeri. Namun, pintar-pintarlah menjaga hati. Jangan sampai ada yang sakit hati, buat orang lain menjadi iri.
Pintar-pintarlah menjaga hati. Selalu perbarui dan luruskan niat. Semoga apa yang kita post, update, ada hikmah yang tersimpan, benar-benar dapat diambil pelajaran. Bukan hanya sekedar menjadi kenangan, semoga dapat alirkan pahala kebaikan.
Comments
Post a Comment