Hai, di catatanku kali ini, aku nggak pengin ngetik panjang kata. Aku harap, dengan singkatnya tulisanku ini, bisa membuat kalian dan khususnya aku sendiri, bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan nggak cuma omong doang.
Bismillah ...
Kalian pernah berpikir?
Kalian pernah merasakan?
Kalian pernah membayangkan?
Momen di saat diri ini stuck, nggak tahu harus ngapain, pengin melakukan perubahan tapi bingung.
Apalagi momen di saat diri ini berpikir bahwa, "hidup untuk mati."
"Nanti aku mati, lho!"
"Nanti aku berkumpul di akhirat, lho!"
"Nanti amalan aku dihisab, lho!"
Di saat bersamaan, hati aku juga nanya berkali-kali, "sudah punya bekal apa aku?"
Di saat aku sudah merasa memperbanyak ibadah, di saat itu pula nyatanya ibadahku belum sempurna.
Di saat merasa sudah menjadi lebih baik di hari sebelumnya, di saat itu pula nyatanya tak ada bedanya aku seperti hari-hari yang lalu.
Di saat orang lain memandangku sebagai sosok yang baik, nyatanya aku belum jadi pribadi yang baik. Jauh dari kata baik yang orang lain bayangkan.
Bahkan di saat aku sendiri memandang orang lain buruk, nyatanya aku juga punya banyak kekurangan. Sangat banyak.
Nyatanya aku tak sempurna.
Namun mengharap balasan yang indah.
Apa pantas aku menerimanya?
Nyatanya, aku tak punya apa-apa. Aku tak bisa apa-apa. Dan aku bukan siapa-siapa.
Comments
Post a Comment