Skip to main content

Posts

Showing posts from 2023

Semua Serba Gantian

Definisi dunia sementara itu emang bener-bener gak terasa. Seiring berjalannya waktu, tanpa sadar masa kecil kita sudah berlalu begitu saja. Sedang asik-asiknya menikmati masa muda, terpangkas dengan fase baru yang disebut pernikahan. Menjalani kehidupan baru dengan orang-orang baru. Nggak terasa, sudah punya cucu, sudah tua, menghabiskan sisa usia. Lantas apa yang ditunggu setelahnya?  Tentu, mau nggak mau, pastinya menunggu panggilan-Nya. Semua serba gantian. Nggak melulu kita yang hidup di dunia.  Bahkan, ketika kita ngerasa hidup ini nggak adil, susah mulu dan hidup jarang bahagianya. Ngeliat kisah hidup orang kayaknya mulus banget, bahagia mulu. Namun percayalah, semua itu serba gantian. Gantian apanya? Akan ada masanya kita metik dari usaha kita dalam lelahnya kita kerja, misalnya. Allah nggak melulu bikin kita susah. Allah suruh kita sabar dan ikhlas. Gantinya, dibalik keikhlasan kita dalam ngejalanin kehidupan, Allah bales dengan kebahagiaan yang gede banget pastinya....

Jalan Yang Lurus

Sering kali kita merasa hidup ini nggak sesuai sama apa yang kita harapkan. Kita sangat menginginkan suatu hal yang nyatanya berbanding terbalik dengan apa yang Allah takdirkan. Lantas mengeluh, "Ya Allah, kenapa begini?" Sadar nggak, sih? Setiap dari kita pasti nggak lepas dari yang namanya berdo'a. Sadarkah jika apa yang telah terjadi dalam kehidupan kita ini, nyatanya adalah apa yang kita panjatkan setiap harinya, baik harapan-harapan yang memang kita inginkan maupun harapan yang tidak kita inginkan.  Berbicara perihal tidak terkabulnya do'a itu sungguh keliru. Bukankah Allah Maha Mengabulkan, Maha Memberi. Mengabulkan apa yang kita inginkan, menunda apa yang kita inginkan sampai waktu yang tepat, atau mengganti dengan yang lebih baik lagi (walau kita nggak suka dengan hal itu).  Dibalik nggak terkabulnya do'a kita itu, sungguh, itu pulalah apa yang kita minta. اهدناالصراط المستقيم "Tunjukilah kami ke jalan yang lurus." Berapa kali kita telah membersa...

Latih Diri, Jaga Hati!

Dasar aku. Selalu sibuk posting sana sini, pamer ini pamer itu, yang selalu ingin dilihat, "Ini lho, aku." Sebelum Tere Liye bawel perihal, "JANGAN PAMER." Abangku dari dulu juga selalu bilang buat, "Jangan norak. Jangan apa-apa langsung di post . Besok besok saja kalau mau update ." Memang sangat sulit untuk tidak ikut-ikutan memposting apa yang sedang kita lakukan di sosial media. Seperti adanya istilah, "A Day In My Life," atau vlog-vlog lainnya. Dalam postingannya, Tere Liye sering banget bilangin kita buat jangan pamer, jangan norak. Boleh jadi, ada yang sering keluar negeri tapi tidak posting sama sekali. Lah kita, baru pertama kali makan mie, postingan-nya norak sekali. Terlebih soal pamer, pintar-pintarlah untuk menjaga hati. Bisa saja, niat kita memang tidak untuk pamer, alih-alih berbagi kebahagiaan, "Kumpul keluarga." Salah satu followers kita, ada yang tidak kumpul keluarga lantaran LDR . Bahkan, memang ada yang tidak ...

Nggak Sadar, Ternyata Banyak Utang!

Mungkin kita memang tidak pernah berutang seratus ribu, dua ratus ribu, atau bahkan satu juta.  Namun, pernahkah kita tersadar dengan kata-kata, "Pakai uang kamu dulu,", "Talangin dulu, nanti kuganti." Atau kata-kata lain yang sejenis itu. Baik nominalnya sepuluh ribu rupiah, atau bahkan hanya seribu rupiah. Terpikirkah jika kita telah berutang banyak pada seseorang?  Mungkin niat kita memang akan diganti nanti, tapi sering kali lupa. Karena nominalnya 'cuma' lima ribu, 'cuma' seribu. Nah, dari ke-'cuma'-an itu, kita menyepelekannya. Menganggap, "Ah, palingan dia juga ikhlas. Toh, cuma seribu."  Jika kita ada diposisi yang meminjamkan, kita dilatih untuk ikhlas, karena besar juga pahalanya.  Jika kita ada diposisi yang meminjam, pernah berpikir nggak sih, yang meminjamkan uang itu lagi nggak ada uang, rasanya tuh, uang 5000 yang dipinjam kita itu sangat mereka butuhkan. Pengin nagih mikirnya berkali-kali, "Kalo gue tagih, takut...

Antara Dua Pilihan

Hai, di blog-ku kali ini, aku pengin cerita tentang hari ini. Lebih tepatnya, ingin menjelaskan apa yang selama ini aku resahkan, hahaha. Dua pilihan yang sebenarnya sudah jelas-jelas terlihat mana yang baik dan yang buruk. Nah, hari ini aku lebih menemukan jawaban spesifiknya. Minggu, 29 Januari 2023. Pagi ini, aku sama temen-temen aku, kita berempat ke - bisa dibilang kajiannya Ustazah Halimah Alaydrus, di Tebet. Kebetulan bertemakan Sayyidah Aminah, ibunda Rasulullah. Singkat cerita, yang menjadi pemikiranku selama ini adalah, "Banyak dari kita yang kalau dia nggak ngebucin, pasti larinya ke drakor, oppa-oppa Korea." Kenapa nggak mencari tahu perihal Nabi Muhammad, sih? Sesimpel itu otakku menanggapi.  Seperti yang kebanyakan dari temen-temen tahu, aku bukan orang yang suka sama drakor dan oppa-oppa. Aku jadi bagian dari salah satu orang yang suka ngebucin, wkkw. Mudah menaruh harap pada sosok yang kuanggap baik akhlaknya, salih perangainya, dan yang pada nyatanya semua la...

Jangan Lupa Bersyukur

Berbicara tentang rasa syukur, tampak tidak asing lagi dalam pendengaran kita. Ketika kita, seorang muslim, sudah sepatutnya mensyukuri segala apa yang ada.  Seringkali pula kita membaca banyak quotes perihal bersyukur. Seperti sesingkat, ‘Jangan lupa bersyukur’, bahkan sampai sepanjang membawa dalil Al-Qur’an yang membahas tentang rasa syukur itu. Namun ternyata, pengamalannya tak semudah membaca quotes-nya. Bilangnya mengaku sudah bersyukur. Nyatanya, hujan deras saja dikeluhkan. Bilangnya mengaku sudah bersyukur, harapan tidak sesuai kenyataan saja galaunya tidak karuan. Pada dasarnya, membiasakan diri untuk selalu bersyukur memanglah tidak mudah. Namun, tidaklah kita mengingat janji-Nya dalam Al-Qur’an, yang berbunyi: وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ “(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (ni...