Skip to main content

Ketika Hati Mulai Berharap

Ketika hati mulai berharap
Pada seorang manusia dengan cinta
Namun pantaskah pengharapan ini ada?
Pada makhluk-Nya yang fana

Ketika hati mulai berharap
Pada seorang manusia yang mempesona
Namun pantaskah rasa ini ada?
Pada makhluk-Nya yang penuh drama

Ketika hati ini mulai mengharapkannya, terkadang kita sangat menginginkan orang itu agar merasakan hal yang sama. Sama-sama jatuh cinta, sama-sama sayang, dan sama-sama memiliki.

Namun pada saat kita terlarut dalam harapan pada makhluk-Nya
Allah mulai timpakan pada kita dengan harapan-harapan yang semu

Ketika hati terlalu berharap padanya
Allah berikan rasa kepedihan atas rasa pengharapan yang lebih pada makhluk-Nya

Hingga kita berpikir
Pantaskah mengharapkannya?

Ya.
Namun tak seharusnya kita berharap lebih padanya. Allah menciptakan hati sebagai pemilik rasa akan cinta. Dan Allah berikan rasa pengharapan, hanya pada-Nya.

Apa yang kita inginkan? Pinta saja pada Yang Maha Pemilik Cinta. Berharaplah sebanyak yang kita inginkan. Agar Allah mengabulkan atas apa yang selama ini kita butuhkan.

Ketika kita mengharapkannya, agar bisa memiliki hatinya. Percayalah, Allah lebih tahu apa yang tertera di masa depan kita. Apa kita pantas mendapatkan hatinya?

Yang perlu kita ketahui, teruslah berharap pada-Nya. Atas apa yang menjadi pengharapan kita dihati.

Namun ketika Allah tak membuat harapan itu menjadi nyata, jangan pernah kecewa. Allah bukan tidak mengabulkan do'a kita. Hanya saja, Allah tahu waktu yang tepat untuk mewujudkan mimpi dan harapan yang mungkin sebentar lagi akan menjadi nyata.

Dengan siapa?
Dengan pilihan-Nya yang terbaik.

Percayalah.
Berdo'alah.
Berusahalah.
Bersabarlah.
Tawakal.

Karena Allah, Sang Pembolak-balik Hati Manusia ♡♡♡

Comments

Popular posts from this blog

Semua Serba Gantian 2

Di era gen z ini, banyak yang pada nikah. Yang belom jemput takdirnya sedikit mencemaskan diri. "Jodoh gue ada gak yaaa?"  Sebenernya topik ini sama aja kayak di part pertama. Tapi akhir-akhir ini, feel-nya tuh lagi mikirin kayak gini mulu. Selain banyak yang nikah, tentunya yang meninggal juga banyak kan. Sama kayak judulnya, 'Semua Serba Gantian'. Sadar gak sadar, tiba-tiba udah menuju 25 tahun.  Katanya, dengan menikah seseorang udah berada di tahap selanjutnya. Nyatanya. Ya kita tetep jalan di tempat. Masih sama di dunia. Bedanya cuma ngejalanin kehidupan bareng orang baru aja.  Karna kenyataannya, yang satu langkah ke depan itu orang-orang yang telah mendahului.  Dari bocil beranjak dewasa. Menikah jadi orang tua. Jadi tua dan tinggal nunggu panggilan aja. Syukur-syukur meninggalnya pas tua, coba kalo pas bocil. Ya jelas. Mereka jadi selangkah lebih maju dari kita.  Tiba-tiba punya keponakan. Banyak. Udah pada gede semua. Sepupu udah pada nikah semua. Gak s...

Tasmik Al-Qur'an di Era Kepenulisan

 Jum'at, 8 Agustus 2 025. Salat Zuhur terakhir di kamar lima. Bertepatan dengan khataman rutinan terakhir pula di kamar lima. Ya. Pagi tadi kamar lima diketuk oleh seseorang. Ustazah ternyata. Bilang kalau kamarnya suruh dirapihin. Mau dipake. seperti biasa aku nyengir, ngangguk sambil bilang iya. Rasa-rasanya sedih sekali (lebay dikit). Sejak pindah ke lantai satu tahun lalu, lorong-lorong jadi tempat persinggahan awal gue buat ngaji ataupun ngelakuin segala hal di atas meja belajar. Sampai akhirnya ngisi kamar-kamar yang kosong, dan sering juga diusir ustazah buat keluar. Gak boleh dipake. Bukan hak kita, katanya. Bukan gue namanya kalo gak nakal dikit, Ya gue gatel lah, tetep masukin kamar kosong yang beloman dikunci. Sampe akhirnya, istikamah-lah kamar lima yang emang gak dikunci kayak kamar-kamar kosong sebelumnya. Walau ujung-ujungnya tiap kali ustazah ke lantai satu pasti selalu di notice, "Mbak, keluar mbak. Gak boleh dipake kamarnya..." bla.. bla.. bla.. Pertama,...

Favorites

Tiap-tiap dari kita (terkhusus penghafal quran) pasti punya ayat favorit. Ayat kesukaan. Punya ayat andalan yang dijadiin penguat dalam kehidupan. Gue juga punya. Tapi pasti penghafal quran lainnya, punya ayat di surah tertentu, yang lafaznya mungkin panjang-panjang. Gue enggak. Mungkin dari anak kecil sampe orang tua hafal ayat favorit gue. Dari penghafal quran bahkan yang awam agama sekalipun, mereka juga hafal ayat kesukaan gue. Ayat yang senantiasa kita ulang tujuh belas kali dalam setiap kali salat wajib. Ditambah kalo ngerjain salat sunah. Ditambah kalo dibaca juga diluar waktu salat. Dua ayat surah Al-Fatihah. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.” اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ “Tunjukilah kami ke jalan yang lurus.” Menurut gue, dua ayat ini sangat mencakup atas segala apa yang kita butuhkan. Sudah jelas, Al-Fatihah induk Al-Qur’an. Dan segala apa yang...