Saat hati terasa bahagia
Seolah semesta mendukung kita
Saat dunia terasa milik sendiri
Sehingga tak perlu ada orang yang peduli
Pernahkah kita mengingat hari akhir?
Hari di mana kita akan merasa sendiri
Ya. Memang hari di mana kita akan sendiri
Dalam sepi
Pernahkah kita mengingat hari akhir?
Hari di mana kita menutupkan mata
Untuk selamanya
Saat ajal tiba
Saat sepi, pernahkah kita mengingat kematian?
Karena, setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Entah kapan pun itu. Dan pasti.
Saat sendiri, pernahkah kita mengingat dosa?
Karena setiap manusia miliki salah dan khilaf. Jadi mohon ampunlah, pada-Nya.
Saat sunyi, pernahkah kita mengingat-Nya?
Karena nanti, dikala waktunya tiba, akan ada saatnya kita bertemu dengan Yang Maha Pencipta. Sudahkah kita mempersiapkan?
Ingatlah hari akhir. Hari di mata tak ada yang bisa menolong kita. Hari terakhir kita tidur dalam kesendirian. Hari di mana kita kembali menjadi tanah, bersama tumpukan tanah. Hari di mana saat nama kita tertulis dalam batu nisan. Hari di mana kita menyesali segala perbuatan sia-sia selama di dunia. Hari di mana kita mendapatkan balasan, siksa atas kebodohan yang kita jalani dulu.
Semoga saja, Allah berikan ketenangan. Allah berikan rasa aman. Allah berikan kekuatan. Allah berikan syafaat-Nya. Allah berikan cahaya-Nya. Di hari yang penuh kegelapan di dalam kubur. Semoga kita dapat tidur dengan lelap tanpa ada yang mengganggu. Hingga yaumul hisab datang. Allah berikan kesejukan. Gambaran surga-surga yang indah, dengan keabadian.
Tak perlu takut sendiri. Jangan takut dengan kematian. Berbahagialah, kita akan bertemu Allah. Berbahagialah, sudah saatnya kita menyelesaikan tugas dari dunia, untuk menuju surga-Nya. Percayalah, akan janji-janji surga yang nyata.
Semoga kita dapat melaksanakannya. Segala perintah dan larangannya.
Semoga Allah jadikan kita meninggal dalam keadaan husnul khotimah ♥♥♥
Comments
Post a Comment